Mantan Menhan Israel Sebut Netanyahu Lakukan Kejahatan Perang, Ingin Usir Warga Gaza

Anton Suhartono
Moshe Yaalon menyebut Israel melakukan kejahatan perang dan pembantaian etnis di Gaza (Foto: Carnegie Council)

TEL AVIV, iNews.id - Mantan Menteri Pertahanan Israel (Menhan) Moshe Yaalon yakin para pejabat saat ini, termasuk Perdana Menteri Benjamin Netanyahu akan diburu atas tuduhan kejahatan perang dan pembasmian etnis atau genosida di Jalur Gaza. 

Menurut menhan yang menjabat pada periode 2013-2016 di bawah pemerintahan Netanyahu itu, dunia internasional tak akan membiarkan mantan bosnya tersebut bebas begitu saja begitu perang berakhir.

Dalam wawancara dengan stasiun televisi Kan, Yaalon mengatakan kelompok garis keras di kabinet sayap kanan Netanyahu ingin mengusir warga Palestina di Gaza utara. Mereka akan membangun kembali permukiman di sana.

"Saya terpaksa memperingatkan tentang apa yang terjadi di sana dan yang disembunyikan dari kami. Pada akhirnya, kejahatan perang sedang terjadi," kata Yaalon, seperti dilaporkan kembali Al Jazeera, Senin (2/12/2024).

Para pejabat Israel langsung bereaksi atas pernyataa Yaalon itu. Partai Likud, yang dipimpin Netanyahu, menuduh Yaalon menyebarkan fitnah. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
20 jam lalu

MUI Puji Delegasi Indonesia Walk Out saat PM Israel Netanyahu Pidato di PBB

2 hari lalu

Apes! Dua Tentara Israel Tewas di Gaza Kena Serangan Drone Teman Sendiri

2 hari lalu

Disebut Anti-Semit oleh Netanyahu, Ini Komentar Pedas Walkot New York Mamdani

3 hari lalu

Presiden Mahmoud Abbas: Israel Rampas Tanah Palestina, Rusak Solusi Dua Negara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal