Media China Ejek Inggris Gara-Gara Virus Corona Varian Baru: Orang Sakit di Eropa 

Anton Suhartono
Gambar kartun yang diterbitkan surat kabar China Global Times mengejek Inggris (Global Times)

Surat kabar Global Times menerbitkan serangkaian artikel yang membidik Inggris. Selain itu, media corong Partai Komunis tersebut juga membuat kartun menunjukkan pesawat komersial Inggris yang diselimuti Covid-19 dilarang terbang, sementara pesawat pribadi bisa tetap lepas landas.

"Brexit akhirnya mungkin terjadi, tapi tidak seperti yang diharapkan Inggris. Sekarang, negara itu dikeluarkan dari Uni Eropa dengan identitas baru, 'Orang Sakit di Eropa'," demikian isi artikel.

Disebutkan pula, Inggris seperti 'pulau terpencil' disebabkan mutan yang membuat negara itu mengalami kemerosotan terendah di panggung internasional.

Gambar lain menunjukkan menara Big Ben dengan sorotan mata seperti orang sakit dengan tulisan, "Inggris mungkin mengejar mimpi yang menakjubkan, tapi harus menghadapi kenyataan pahit".

Pada bagian lain, Inggris diklaim menjadi sumber utama penambahan kasus Covid-19 di China.

Ilmuwan Inggris memperingatkan strain mutan baru itu 70 persen lebih menular. Dampaknya, banyak negara menutup perbatasan bagi pendatang asal Inggris.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Bos ByteDance Zhang Yiming Jadi Orang Terkaya di Asia, Ungguli Gautam Adani

6 hari lalu

Iran Terancam Sanksi Internasional, Rusia dan China: Tak Ada Dasar Hukumnya

6 hari lalu

Prancis dan Kanada Ikut Tekan Israel, Netanyahu Siapkan Balasan Diplomatik

6 hari lalu

Rusia-China Kalah Voting di DK PBB, Agenda Sanksi Iran Tetap Berlanjut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal