Media China Sebut Apa yang Terjadi di Myanmar Reshuffle Kabinet, bukan Kudeta

Anton Suhartono
Media China menyebut apa yang terjadi di Myanmar sebagai reshuffle kabinet besar-besaran, bukan kudeta (Foto: Reuters)

China sejak lama menghindari untuk mencampuri urusan dalam negeri negara lain, sebagaimana keras terhadap pihak yang dianggap mencampuri urusan dalam negerinya.

Myanmar juga menjadi bagian penting dari proyek infrastruktur Belt and Road Initiative.

Presiden Xi Jinping mengunjungi Myanmar pada Januari lalu dan berjanji mendukung pemerintah Myanmar dalam membangun sesuai dengan kondisi pemerintahan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
9 jam lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Nasional
24 jam lalu

Purbaya Sidak Perusahaan Baja China: Saya Buktikan Kita Tidak Bisa Disogok!

Internasional
3 hari lalu

Perusahaan China Tawarkan Wisata Luar Angkasa, Tiket Rp7,2 Miliar per Orang

Internasional
4 hari lalu

Pemimpin Iran Khamenei Sebut Demo Rusuh Upaya Kudeta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal