Menhan Rusia: Pemberontakan Tak Pengaruhi Perang di Ukraina karena Tentara Loyal

Anton Suhartono
Sergei Shoigu menegaskan pemberontakan tentara bayaran Wagner Group karena pasukan Rusia loyal (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Menteri Pertahanan (Menhan) RusiaSergei Shoigu kembali menegaskan pemberontakan tentara bayaran Wagner Group tak memengaruhi operasi militer khusus di Ukraina. Perusahaan militer swasta Wagner Group milik Yevgeny Prigozhin memberontak selama sekitar 24 jam pada 23-24 Juni 2023.

Pemberontakan itu, lanjut Shoigu, bertujuan untuk membuat mengganggu stabilitas Rusia, namun gagal.

Loyalitas pasukan Rusia yang membantu untuk menggagalkan pemberontakan tersebut sehingga tidak berdampak pada kondisi di garis depan pertempuran di Ukraina.

"Provokasi tidak memengaruhi tindakan grup tentara (terlibat dalam operasi)," kata Shoigu, dikutip dari Reuters, Senin (3/7/2023).

Tujuan Prigozhin memberontak adalah menggulingkan pemimpin militer yakni Shoigu dan Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Rusia Valery Gerasimov.

Gerasimov belum muncul ke hadapan publik sejak pemberontakan terjadi. Selain itu juga tidak terlihat dalam foto-foto pertemuan yang dikeluarkan kementerian pertahanan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Indonesia-Prancis Gelar Dialog Menhan Tahunan Perdana, Bahas Latihan Garuda Guerrier

3 hari lalu

Balas Dendam, Rusia Hancurkan 3 Pabrik Baja Terbesar Ukraina

3 hari lalu

Menlu Rusia Sebut Ukraina Bakal Rekrut Perempuan untuk Perang

4 hari lalu

Serangan Rusia-Ukraina Meningkat, Kemlu Pastikan 1.405 WNI dalam Kondisi Aman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal