Direktur Jenderal Badan Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus. (Foto: Tangkapan layar YouTube Kemenkes)
Umaya Khusniah

JAKARTA, iNews.id - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memuji Direktur Jenderal Badan Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam agenda 1st G20 Health Ministerial Meeting and 1st G20 Joint Finance and Health Ministerial Meeting. 

"Saya percaya semua orang yang ada di ruangan ini dan yang mengikuti acara secara daring setuju dengan saya, bahwa Anda terlihat lebih muda dan lebih sehat dengan kemeja batik cantik dari Yogyakarta," kata Budi dalam acara yang disiarkan kanal YouTube Kementerian Kesehatan RI, Senin (20/6).

Mendengar pujian tersebut, baik Budi Gunadi maupun Tedros tampak tertawa. Dalam siaran tersebut, tampak memakai kemeja batik lengan panjang berwarna coklat muda dipadu hitam dengan motif seperti sayap di bagian dada. 

Dalam pertemuan tersebut, Tedros menyampaikan beberapa hal penting terkait pandemi Covid-19 baik secara global maupun di Indonesia. Di tengah banyak negara yang melonggarkan aturan protokol kesehatan, dia tetap mengingatkan bahwa Covid-19 belum benar-benar selesai. 

Tedros juga menekankan agar Indonesia dan negara-negara lain terus memperkuat pemeriksaan Covid-19 dan Whole Genome Sequencing (WGS). Pasalnya, situasi pandemi di lapangan tergantung pada jumlah pemeriksaan yang dilakukan.

"Tingkat pengujian dan pengurutan untuk pelacakan virus ini, menurun secara signifikan di seluruh dunia," katanya. 

Dia juga memaparkan, masih ada 40 persen penduduk dunia yang belum mendapatkan vaksinasi. Padahal varian baru dari virus ini terus bermunculan. 

"WHO sangat khawatir kurangnya pengujian dan pengurutan ini membutakan kita terhadap evolusi virus," katanya.


Editor : Umaya Khusniah

BERITA TERKAIT