Militer Myanmar Brutal, 22 Demonstran Ditembak Mati Setelah Pabrik Milik China Dibakar Massa

Anton Suhartono
Kawasan industri di Hlaingthaya, Yangon, dibakar kelompok tak dikenal memicu kemarahan militer Myanmar, 22 demonstran dilaporkan tewas ditembak terkait kejadian itu (Foto: Reuters)

"Mengerikan, orang-orang ditembaki di depan mata saya. Ini tidak akan pernah hilang dari ingatan saya," kata seorang jurnalis foto yang meminta namanya tak dipublikasikan.

Militer memberlakukan keadaan darurat di Hlaingthaya serta distrik-distrik di Kota Yangon.

Stasiun televisi Myawadday yang dikelola militer melaporkan, pasukan keamanan bertindak setelah empat pabrik garmen serta pabrik pupuk dibakar dengan sengaja oleh orang tak dikenal. Setelah itu sekitar 2.000 orang memblokade kendaraan pemadam kebakaran yang hendak memadamkannya.

Sejauh ini militer enggan memberikan komentar terkait kejadian tersebut.

Dokter Sasa, seorang perwakilan anggota parlemen yang digulingkan oleh tentara, menyuarakan solidaritas terhadap rakyat Hlaingthaya.

"Para pelaku, penyerang, musuh rakyat Myanmar, serta SAC (Dewan Administrasi Negara) yang jahat akan dimintai pertanggungjawaban atas setiap tetes darah yang tumpah," katanya.

Berdasarkan data AAPP, dengan 39 korban tewas ini, jumlah total kematian dalam unjuk rasa menentang kudeta Myanmar bertambah menjadi 126 orang serta lebih dari 2.150 orang ditahan, sebanyak 300 di antaranya telah dibebaskan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
8 hari lalu

Brutal! Pasukan Myanmar Bombardir Pasar di Komunitas Rohingya, 33 Orang Tewas

9 hari lalu

Trump Disebut Tawarkan Senjata AS ke Xi Jinping, China Mau Beli?

9 hari lalu

2 Panda Raksasa Tiba di Atlanta usai Pertemuan Trump-Xi Jinping

11 hari lalu

Tragis! 14 Tentara Kazakhstan Tewas saat Latihan Perang, Tersapu Gelombang Laut

13 hari lalu

Megah! Trump Jemput Langsung Presiden China Xi Jinping di Bandara, Disambut Pesawat Bomber

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal