Muslim Uyghur Dikabarkan Dilarang Puasa Ramadan, Ini Penjelasan Pemerintah Otonom Xinjiang

Arif Budiwinarto
Dua orang muslim Uyghur berada di bawah pengawasan tentara Pemerintah China di kamp vokasi, Xinjiang

Dia memastikan semua kegiatan keagamaan yang dilaksanakan di tempat ibadah maupun rumah seperti salat dan puasa diatur oleh umat beragama itu sendiri dan dilindungi oleh hukum.

"Niat mereka sangat licik. Tidak dapat dipungkiri bahwa (muslim) Xinjiang telah menikmati aktivitas keagamaan yang harmonis dan teratur selama bulan puasa," kata Iljian.

Lebih lanjut, Iljian juga meluruskan tuduhan kamp vokasi muslim Uyghur di Xinjiang berisiko tinggi terhadap penyebaran virus Covid-19. Menurutnya, kabar tersebut tidak benar. Data terbaru dari pemerintah setempat menyatakan tidak ada kasus baru Covid-19 dalam 100 hari berturut-turut.

"Melalui kerja keras bersama yang dilakukan oleh semua kelompok etnis di Xinjiang, situasi pandemi di daerah ini teratasi secara efektif," ucapnya.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
2 hari lalu

Badai Dolphin Ngamuk Porak-porandakan China, 1 Juta Orang Lebih Dievakuasi

5 hari lalu

China dan Rusia Minat Garap Proyek Kereta Trans Kalimantan, Pemerintah Siapkan Investasi

6 hari lalu

Presiden Taiwan Dievakuasi Pakai Kendaraan Lapis Baja, Siap-Siap Hadapi Serangan China

6 hari lalu

Purbaya Bocorkan Rencana China Perpanjang Jalur Whoosh hingga Jatim

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal