Nadia Murad, dari Budak Seks ISIS Jadi Peraih Hadiah Nobel Perdamaian

Nathania Riris Michico
Nadia Murad memberikan sambutan saat menerima Hadiah Nobel Perdamian bersama Denis Mukwege di Olso, Norwegia. (Foto: Reuters)

Video propaganda ISIS menunjukkan bagaimana milisi-milisi ISIS memperjualbelikan perempuan-perempuan Yazidi.

Selain diperjualbelikan di pasar, banyak juga perempuan Yazidi yang dilelang melalui layanan pesan Whatsapp dan Telegram.

Salah satu pesan yang dilihat wartawan kantor berita Reuters menunjukkan, milisi ISIS menawarkan seorang gadis Yazidi berusia 12 tahun seharga 12.500 dolar AS atau sekitar Rp182 juta.

Dari sekitar 6.500 perempuan Yazidi yang disekap oleh milisi ISIS, 3.000 dikembalikan ke keluarga, 1.000 diasuh oleh keluarga atau organisasi, sementara sisanya tak diketahui keberadaannya.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
12 hari lalu

Dikritik gegara Nobel Perdamaian, Norwegia Tolak Undangan Trump Gabung Dewan Perdamaian Gaza 

Internasional
18 hari lalu

Maria Machado Serahkan Nobel Perdamaian ke Trump saat Bertemu di Gedung Putih

Internasional
23 hari lalu

Militer AS dan Sekutu Gempur Suriah Lagi, Incar 35 Target ISIS

Internasional
26 hari lalu

Trump Ungkit Hadiah Nobel Perdamaian Lagi, Sebut Norwegia Bodoh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal