Negara Teraman Jika Perang Dunia 3 Terjadi: Ini Alasan Mengapa Indonesia Layak Masuk Daftar

Komaruddin Bagja
Negara Teraman Jika Perang Dunia 3 Terjadi (Foto: Istimewa)

Namun, keterlibatan AS ini juga memicu protes di dalam negeri dan kecaman dari berbagai negara karena dianggap memperbesar risiko konflik meluas yang dapat berdampak pada stabilitas global.

Faktor Penentu Keamanan Negara Saat Perang Dunia 3

Keamanan suatu negara dalam konteks perang dunia ketiga sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, antara lain:

  • Isolasi geografis: Negara yang terletak jauh dari pusat konflik militer global cenderung lebih aman dari serangan langsung maupun dampak radiasi nuklir.
  • Netralitas politik: Negara yang memiliki kebijakan netral dan tidak terlibat dalam konflik internasional besar biasanya tidak menjadi target serangan.
  • Medan geografis: Wilayah dengan medan sulit seperti pegunungan atau pulau terpencil memberikan perlindungan alami dari invasi militer.
  • Ketahanan pangan dan sumber daya: Negara yang mampu memproduksi makanan secara mandiri dan memiliki sumber daya alam melimpah lebih mampu bertahan dalam situasi pasca-perang.
  • Infrastruktur dan kesiapan pertahanan sipil: Negara dengan infrastruktur modern dan sistem pertahanan sipil yang matang dapat mengurangi dampak perang terhadap penduduknya.

Daftar Negara Teraman Jika Perang Dunia 3 Terjadi

1. Islandia

Terletak di utara Atlantik, Islandia memiliki populasi kecil dan tidak memiliki angkatan bersenjata nasional. Letaknya yang terpencil dan sumber daya alam yang melimpah, termasuk energi terbarukan dan air tawar, membuatnya sangat aman dari dampak langsung perang dan radiasi nuklir.

2. Selandia Baru

Negara kepulauan di Pasifik Selatan ini terkenal dengan kebijakan luar negeri yang netral dan jaraknya yang jauh dari pusat konflik global. Selandia Baru sering masuk peringkat teratas Global Peace Index, menjadikannya tempat yang ideal untuk menghindari dampak perang dunia.

3. Swiss

Dikenal sebagai simbol netralitas global, Swiss memiliki jaringan bunker bawah tanah yang luas dan medan pegunungan yang sulit ditembus. Infrastruktur pertahanan sipilnya sangat matang, siap menghadapi skenario terburuk termasuk serangan nuklir.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS-Iran Saling Serang Lagi, Selat Hormuz Nyaris Lumpuh

57 tahun lalu

AS Bombardir 5 Provinsi Iran, 14 Orang Tewas 78 Luka

57 tahun lalu

Balas Dendam! Iran Gempur Pangkalan AS di Bahrain dan Kuwait

57 tahun lalu

Trump Sebut AS Akan Lucuti Nuklir Iran Tanpa Negosiasi: Itu Lebih Mudah!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal