Pakar: Perlakukan Covid seperti Flu Berarti Kematian

Anton Suhartono
Para pakar kesehatan memperingatkan agar Covid tak diperlakukan seperti flu (Foto: Reuters)

WHO memasukkan varian yang pertama kali ditemukan di Peru ini dalam daftar menjadi perhatian global pada 14 Juni.

Mutasi pada varian ini meningkatkan penularan dan serta mengurangi keefektivitasan vaksin. Meski demikian WHO mengakui belum ada bukti yang cukup mendukung. 

“Sejauh ini kami tidak melihat indikasi bahwa varian Lambda lebih agresif. Mungkin saja memiliki tingkat penularan lebih tinggi, tapi perlu penelitian lebih lanjut untuk itu,” kata virolog WHO, Jairo Mendez Rico, kepada DW.

Menurut dia, ada kemungkinan SARS-CoV-2 lebih menular selama berevolusi, namun bukan berarti bisa merusak inangnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Mobil
2 hari lalu

China Salip Jepang Mobil Impor Terbesar di Australia

Health
8 hari lalu

Gejala Covid-19 Cicada yang Harus Diwaspadai, Demam hingga Sakit Tenggorokan

Nasional
8 hari lalu

Covid-19 Varian Cicada Diprediksi Sudah Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog

Health
8 hari lalu

Asal Usul Nama Cicada, Julukan Covid-19 Varian Baru yang Mulai Menggila

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal