Pangkalan Militer AS di Irak Digempur Roket Ada Korban, Balas Dendam Kematian Haniyeh?

Anton Suhartono
Pangkalan Udara Ain Al Asad, Irak, markas pasukan AS, diserang menggunakan roket, Senin (5/8) malam waktu setempat (Foto: EPA-EFE)

Gedung Putih menyatakan, Presiden Joe Biden dan Wakil Presiden Kamala Harris telah diberi pengarahan mengenai serangan itu.

Sementara itu, militer Polandia menyatakan tidak ada seorangpun pasukannya yang terluka dalam serangan tersebut.

"Kontingen militer kami di Lebanon dan Irak beroperasi di bawah aturan keamanan yang ditingkatkan. Tadi malam, di Irak, terjadi serangan roket di bagian wilayah Amerika. Tidak ada tentara atau pegawai sipil dari kontingen militer kami di zona tersebut," kata Menteri Pertahanan Polandia, Wladyslaw Kosiniak-Kamysz, di media sosial X.

Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin dan mitranya dari Israel, Yoav Galant, menyebut serangan sebagai eskalasi berbahaya. Mereka menyalahkan Iran serta proksi-proksinya di kawasan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Kecam Wasit Brasil karena Beri Kartu Merah Folarin Balogun: Mengerikan!

57 tahun lalu

Blak-blakan, Trump Lobi Presiden FIFA untuk Batalkan Kartu Merah Folarin Balogun

57 tahun lalu

Suhu 46 Derajat Celsius, AS Batalkan Parade Hari Kemerdekaan Ke-250 di Washington DC

57 tahun lalu

Pidato Kemerdekaan Ke-250 AS, Trump: Militer Kita yang Terkuat, Menang 2 Perang Dunia!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal