Panglima Militer AS Akui Serangan Balik Ukraina Tak Jamin Kembalinya Semua Wilayah yang Direbut Rusia

Ahmad Islamy Jamil
Panglima militer AS, Mark Milley. (Foto: Reuters)

Rusia memulai agresi militer di Ukraina pada Februari 2022. Setelah lebih dari 15 bulan, Kiev akhirnya melancarkan serangan balik pada awal Juni lalu. 

Tiga bulan kemudian, Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut serangan balasan Ukraina itu telah gagal. Kiev dikatakan kehilangan 71.000 prajuritnya dalam operasi itu. Beberapa pejabat Barat juga mengakui bahwa serangan balasan mereka tidak berhasil.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
21 jam lalu

Fantastis! Israel Habiskan Rp100 Triliun Lebih untuk Perang 20 Hari Lawan Iran

Internasional
22 jam lalu

Nah, Pemerintahan Trump Mulai Waswas Harga BBM Melonjak Dampak Serangan ke Iran

Internasional
23 jam lalu

Satu per Satu Pejabat Iran Dibunuh Israel, Presiden Pezeshkian: Rezim Zionis Teroris!

Internasional
1 hari lalu

Pejabat Militer AS Akui Ketangguhan Iran, Masih Bisa Membalas dan Gelar Serangan Asimetris

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal