Pastor Prancis Diadili karena Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Anak Pramuka

Nathania Riris Michico
Bernard Preynat (74) mengaku melecehkan anak laki-laki pada 1970-an dan 1980-an. (FOTO: ALEX MARTIN / EPA)

Pada sidang Maret lalu, dia menyatakan: "Saya tak melihat apa salah saya. Saya tak pernah berusaha menyembunyikan apalagi menutup-nutupi fakta-fakta mengerikan itu."

Putusan banding untuk Barbarin dijadwalkan pada 30 Januari.

Beberapa pejabat Vatikan lainnya juga dituduh tidak melaporkan kejahatan ini kepada polisi, termasuk Kardinal Luis Ladaria Ferrer, yang tidak akan diadili karena memiliki kekebalan hukum di bawah yurisdiksi Gereja Katolik Roma.

Skandal kejahatan seksual di Prancis ini diangkat ke dalam film By the Grace of God, yang sedianya akan diedarkan pada Februari tahun lalu, tetapi ditunda karena adanya protes dari pengacara Preynat dengan alasan film itu akan mempengaruhi hasil persidangan.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
8 jam lalu

Ruben Onsu Siap Lapor Balik jika Betrand Peto Terbukti Jadi Korban Fitnah

1 hari lalu

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Betrand Peto Memanas, Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Konsumsinya di Klub

2 hari lalu

Betrand Peto Tak Kenal Wanita yang Melaporkannya Kasus Dugaan Kekerasan Seksual

2 hari lalu

Pengacara Betrand Peto Duga Luka di Tubuh Pelapor akibat Jatuh, Bukan Kekerasan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal