PBB Sebut Serangan Teror ISIS Menurun akibat Lockdown Pandemi Covid-19

Anton Suhartono
Vladimir Voronkov (Foto: AFP)

NEW YORK, iNews.id - Pandemi virus corona turut memengaruhi intensitas serangan teror di banyak negara, termasuk yang dilakukan ISIS.

Wakil Sekjen PBB untuk Penanggulangan Terorisme Vladimir Voronkov mengatakan, lockdown yang diterapkan banyak negara mengurangi ancaman serangan ISIS. Meski demikian dia menyebut risiko serangan di Irak dan Suriah masih cukup tinggi.

Dia memperkirakan masih ada sekitar 10.000 anggota ISIS di dua negara tersebut yang bertahan setelah kelompok itu kalah dan harus melepaskan kota-kota yang mereka kuasai.

"Langkah-langkah untuk meminimalisasi penyebaran Covid-19, seperti lokcdown dan pembatasan pergerakan, tampaknya mengurangi risiko serangan teroris di banyak negara," kata Voronkov, dikutip dari AFP, Selasa (25/8/2020).

Dia menyebut negara-negara tersebut, namun ISIS telah mengklaim banyak serangan, mulai dari Prancis hingga Filipina.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
7 hari lalu

Masjid Dibom saat Salat Jumat, 31 Orang Tewas Ratusan Lainnya Luka

Internasional
8 hari lalu

Brutal! Kelompok Bersenjata Tembak Mati Hampir 200 Orang di Nigeria, Sebagian Besar Korban Muslim

Internasional
12 hari lalu

Iran Ingatkan Trump Tak Ulangi Kesalahan di Afghanistan dan Irak, 7.000 Tentara AS Tewas

Internasional
1 bulan lalu

Militer AS dan Sekutu Gempur Suriah Lagi, Incar 35 Target ISIS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal