Pelaku Penikaman di Melbourne Terinspirasi dari ISIS

Anton Suhartono
Hassan Khalif Shire Ali saat menyerang petugas di Melbourne (Foto: AAP)

Menurut Dutton, teori yang dipakai dalam kasus ini, pelaku mendapat informasi atau menerima pesan dari ISIS dalam pikirannya tentang apa yang seharusnya dilakukan.

"Ini lebih kepada terinspirasi ketimbang berafiliasi atau menjadi anggota," ujarnya, menjelaskan.

Menurut data Organisasi Keamanan Intelijen Australia (ASIO), paspor Hassan sudah dicabut pada 2015 karena kekhawatiran yang bersangkutan pergi ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS. Namun saat itu tidak ada indikasi bahwa Hassan mengancam keamanan dalam negeri.

"Polisi tidak memiliki (data) intelijen dalam kaitan bahwa orang ini akan melakukan suatu kejahatan," tambahnya.

Dutton menyampaikan hal ini untuk mengomentari laporan surat kabar Herald Sun hari ini bahwa Hassan memiliki masalah narkoba dan alkohol. Dia juga sudah berpisah dengan keluarganya.

The Age Melbourne, mengutip pernyataan seorang imam, melaporkan, Hassan memiliki masalah kejiwaan. Dia merasa dikejar oleh orang yang tak terlihat dengan tombak.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
16 hari lalu

Atlet HYROX Australia yang Viral BAB saat Lomba Akhirnya Minta Maaf, Mundur sebagai Pemenang

18 hari lalu

Australia bakal Larang Mahasiswa Internasional Bawa Keluarga

30 hari lalu

Indra Bekti Tunda Rencana Pindah ke Australia, Ini Alasannya

1 bulan lalu

Melbourne Jadi Destinasi Favorit Mahasiswa Indonesia untuk Menimba Ilmu di Luar Negeri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal