Pemilu Israel: Eisenkot Berpeluang Gantikan Netanyahu, Ini Syarat Berat yang Harus Dipenuhi

Anton Suhartono
Pemimpin oposisi Israel Gadi Eisenkot berpeluang menggantikan Benjamin Netanyahu sebagai perdana menteri setelah hasil pemilu tidak menghasilkan pemenang (Foto: AP)

Reuters melaporkan, salah satu pilihan yang dapat ditempuh Eisenkot adalah membentuk pemerintahan minoritas dengan dukungan tidak langsung partai-partai Arab. Dalam skenario ini, partai Arab tidak harus menjadi bagian dari kabinet, tetapi dapat memberikan dukungan dalam pemungutan suara kepercayaan di parlemen.

Opsi tersebut tetap menghadapi hambatan politik besar karena sebagian anggota oposisi menolak kerja sama dengan partai Arab.

Di sisi lain, Netanyahu juga berusaha mempertahankan kekuasaan. Meski bloknya hanya menguasai 53 kursi, dia masih berpeluang memecah kubu oposisi dan menarik sejumlah anggota parlemen untuk bergabung dengan pemerintahannya.

Pilihan lainnya adalah membentuk pemerintahan persatuan nasional yang melibatkan partai-partai oposisi. Namun, skenario ini juga sulit karena Eisenkot selama kampanye berjanji mengakhiri pemerintahan Netanyahu.

Israel Terancam Pemilu Ulang

Apabila Eisenkot dan kandidat lainnya gagal membentuk pemerintahan, Israel berpotensi kembali menggelar pemilu parlemen.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
11 jam lalu

Gawat! Iran Peringatkan Perang Bisa Meluas jika AS Menyerang Lagi

14 jam lalu

Trump Mungkin Serang Iran Habis-habisan jika Partai Republik Kalah Telak dalam Pemilu AS

21 jam lalu

Pemilu Israel Memanas, Netanyahu Dikecam usai Tuding Partai Arab Curang

1 hari lalu

Tak Ada Pemenang Pemilu Israel, Akankah Oposisi Gandeng Partai Arab Gulingkan Netanyahu?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal