Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bulan Solidaritas Palestina di Monas, Kemenag Tegaskan RI Tak Pernah Ragu Dukung Palestina
Advertisement . Scroll to see content

Kemenag Ungkap 300.000 Guru Madrasah Belum Punya Sertifikat Pendidik, Ibaratkan Sopir Tak Punya SIM

Minggu, 01 November 2026 - 13:39:00 WIB
Kemenag Ungkap 300.000 Guru Madrasah Belum Punya Sertifikat Pendidik, Ibaratkan Sopir Tak Punya SIM
Ilustrasi madrasah (Dok. Kemenag)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Agama (Kemenag) mengungkapkan, 300.000 lebih gurumadrasah di Indonesia belum memiliki sertifikat pendidik. Jumlah tersebut setara dengan lebih dari sepertiga total guru madrasah yang mencapai sekitar 800.000 orang.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag, Amien Suyitno, mengatakan kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan pemerintah dalam meningkatkan profesionalisme guru madrasah, terutama bagi guru dalam jabatan yang telah aktif mengajar tetapi belum tersertifikasi.

Menurutnya, Pendidikan Profesi Guru (PPG) menjadi salah satu jalur penting untuk memberikan pengakuan profesional kepada para pendidik. Sertifikat pendidik juga menjadi pintu masuk bagi guru untuk memperoleh hak kesejahteraan yang lebih layak.

“Ini juga sebagai pintu masuknya seorang guru bisa mendapatkan hak-hak secara kesejahteraan yang layak,” ujar Amien, dikutip Minggu (1/11/2026).

Dia mengibaratkan sertifikat pendidik seperti surat izin mengemudi (SIM) bagi pengendara. Menurutnya, sertifikat tersebut menjadi bukti bahwa seorang guru telah memenuhi pengakuan profesional dalam menjalankan tugasnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut