Pemukim Ekstremis Yahudi dan Tentara Israel Kompak Bantai Warga Palestina di Tepi Barat

Ahmad Islamy Jamil
Tentara Israel bersiaga di salah satu daerah di Tepi Barat yang diduduki zionis, menyusul peningkatan kekerasan di wilayah Palestina itu, beberapa waktu lalu. (Foto: Reuters)

Dalam satu insiden yang terekam dalam video dan dipublikasikan oleh kelompok hak asasi manusia Israel, Yesh Din, pada Minggu (14/4/2024), sekelompok pemukim Israel yang menggunakan penutup wajah tampak membakar sebuah mobil di salah satu kota di Tepi Barat. Aksi mereka bahkan dikawal oleh setidaknya tiga tentara Israel. 

Menanggapi video tersebut, militer Israel mengatakan, perilaku tentara dalam video tersebut tidak sesuai dengan nilai-nilai prajurit. "Kami sedang memeriksa insiden tersebut dan para tentara itu akan ditangani sebagaimana mestinya," bunyi pernyatan militer tersebut. 

Kekerasan di Tepi Barat telag meningkat sebelum serangan Israel ke Gaza, yang dipicu oleh serangan para pejuang Hamas terhadap Israel Selatan pada 7 Oktober lalu. Sejak itu, konflik semakin memanas, dengan meningkatnya serangan militer Israel, kekerasan oleh pemukim Yahudi, dan serangan jalanan oleh warga Palestina. 

Selain lebih dari 33.000 warga Palestina yang dibantai Israel di Gaza, Kementerian Kesehatan Palestina menyatakan setidaknya 466 orang di Tepi Barat juga dibunuh oleh pasukan atau pemukim Israel. 

Pada periode yang sama, setidaknya 13 warga Israel, termasuk dua aparat keamanan Israel, juga dibunuh oleh warga Palestina di Tepi Barat, menurut klaim pihak zionis.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
49 menit lalu

Tolak Gencatan Senjata, Iran: Kami Ingin Beri Pelajaran kepada AS-Israel

Internasional
9 jam lalu

Beredar Kabar Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Terluka akibat Serangan Israel

Internasional
16 jam lalu

Iran Protes: Jadi Korban Serangan AS-Israel, tapi Diposisikan Agresor oleh Negara Arab

Internasional
16 jam lalu

Iran Kecam Draf Resolusi PBB yang Mengutuk Serangan terhadap Negara Arab

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal