Pengadilan Spanyol Salah Artikan Pasal Pemerkosaan, Picu Aksi Protes

Nathania Riris Michico
Setelah vonis kontroversial pada kasus perkosaan April lalu, beragam unjuk rasa di Spanyol menentang budaya patriarki pengadilan. (Foto: Getty Images)

Konsekuensi pertimbangan itu, kata hakim, pasal pemerkosaan dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun tidak dapat diterapkan.

Beragam kemarahan pun muncul di dunia maya. Ribuan unggahan di media sosial mengutuk putusan pengadilan Lleida.

Seorang pengguna Twitter, Mercedes Domenech, menyebut putusan hakim itu sebagai skandal.

"Jika Anda tidak mempertahankan diri, Anda tidak dapat disebut diperkosa. Tapi jika Anda melawan, pelaku akan membunuh Anda," ujarnya.

Vonis pengadilan Lleida muncul saat sejumlah kelompok feminis di berbagai penjuru Spanyol mempersiapkan 200 unjuk rasa selama akhir pekan ini.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
20 hari lalu

Ganas! Gelombang Panas Renggut 16.300 Nyawa di Jerman

1 bulan lalu

Penampakan Gerhana Matahari Total Bikin Eropa Gelap Gulita di Siang Hari

2 bulan lalu

141 Imigran asal Maroko Tewas Nyeberang ke Spanyol, Tenggelam dan Terinjak-injak

2 bulan lalu

Iran Sebut Spanyol Diganggu AS dengan Krisis Perbatasan karena Menentang Perang Timur Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal