Pengakuan Anak-Anak Teroris ISIS Australia: Kami Cuma Ingin Pulang

Nathania Riris Michico
Humzeh, Hoda dan Zaynab Sharrouf, bersana anak-anak Zaynab dan seorang wanita Australia bersama anaknya. (FOTO: ABC News/David Maguire)

"Kami sudah lama ingin pulang, tapi kami takut," katanya.

Humzeh Sharrouf (8 tahun) di kamp pengungsi al-Hawl Suriah. (ABC News: David Maguire)

Kini, Zaynab sedang hamil tujuh setengah bulan dan didiagnosa menderita disentri dan anemia berat sejak tiba di Al Hawl tiga pekan lalu.

Zaynab mengaku sudah lama ingin melarikan diri dari ISIS, tapi dia mengaku cemas karena tak pernah mendengar kabar dari mereka yang sudah pergi.

"Mereka pergi dan kabar mereka tak terdengar lagi," katanya.

"Orang diperkosa, disiksa. Mereka ditangkap. Itu sebabnya kami tak pernah bisa pergi," tambahnya.

Humzeh saat masih tinggal di wilayah ISIS beberapa tahun lalu. (foto: doc. ABC News/Supplied)

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
2 hari lalu

Indonesia-Australia Tanda Tangani Kerja Sama Jaminan Produk Halal

10 hari lalu

China Uji Coba Rudal di Samudra Pasifik usai Australia-Fiji Teken Kerja Sama Pertahanan

12 hari lalu

Kalahkan Australia di Piala Dunia, Pelatih Mesir: Ini untuk Rakyat Palestina!

12 hari lalu

Momen Pelatih Mesir Bentangkan Bendera Palestina Setelah Menang atas Australia di Piala Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal