Pengakuan Anak-Anak Teroris ISIS Australia: Kami Cuma Ingin Pulang

Nathania Riris Michico
Humzeh, Hoda dan Zaynab Sharrouf, bersana anak-anak Zaynab dan seorang wanita Australia bersama anaknya. (FOTO: ABC News/David Maguire)

Elomar sendiri sudah terbunuh dalam serangan pesawat tanpa awak pada 2015.

Anak-anak Zaynab Sharrouf, Aisyah (tengah) dan Fatimah (kanan). (ABC News: David Maguire)

Zaynab kemudian menikah lagi dan memiliki seorang anak. Kini Zaynab dalam kondisi sedang hamil.

Meskipun hidup di tengah kebrutalan ISIS selama bertahun-tahun, Zaynab dan saudara-saudaranya mengaku bukanlah risiko jika pulang ke Australia.

"Bagi saya dan anak-anak saya, kami ingin menjalani kehidupan normal seperti orang lain," katanya.

"Bukankah saya juga berhak untuk hidup normal?" ujar Zaynab.

Sementara Hoda sejak awal mengaku sudah ingin pergi dari sana namun tidak diizinkan.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
5 hari lalu

Asap Karhutla Tak Lagi Terdeteksi ke Singapura dan Malaysia, tapi Masih ke Australia

11 hari lalu

Tragis! Anggota Parlemen Australia Ditabrak Mobil, Kehilangan 1 Kaki

11 hari lalu

Sangar! Momen Marinir TNI AL dan Pasukan Australia Gempur Sasaran di Situbondo

15 hari lalu

Momen Prajurit TNI AL dan Tentara Australia Mendarat di Situbondo, Rebut Sasaran di Pantai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal