Penutupan Pemerintahan Masuki Bulan ke-2, Politik AS Makin Tak Menentu

Nathania Riris Michico
Kubah Gedung Capitol di Washington. (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Penutupan sebagian operasi pemerintahan Amerika Serikat (AS) memasuki bulan kedua. Namun, belum ada satu pihakpun yang merasa yakin mengenai dampak jangka panjangnya terhadap politik.

Jajak pendapat umum menunjukkan, kini lebih banyak orang AS yang menyalahkan Presiden Donald Trump daripada menyalahkan partai Demokrat, dan pertikaian ini menjadi semacam cetak biru pertarungan dalam pilpres 2020 mendatang.

Pegawai pemerintah antre untuk mendapatkan bahan makanan gratis di Washington. Ini benar-benar pertolongan yang diberikan pada saat yang tepat.

Belum tampak tanda-tanda penutupan pemerintahan (shutdown) akan segera berakhir. Secara politis, kedua kubu yang bertikai tampaknya semakin bersikukuh.

Trump tetap bersikeras mengenai pendanaan bagi pembangunan tembok di sepanjang perbatasan AS-Meksiko.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Soccer
1 hari lalu

Lionel Messi ke Gedung Putih, Donald Trump: Putra Saya Penggemar Berat Anda!

Internasional
2 hari lalu

Tak Takut Ancaman Trump soal Perang Iran, Ini Jawaban Pedas PM Spanyol Sanchez

Internasional
2 hari lalu

Bukan Sebulan, Dokumen Pentagon Ungkap AS Persiapkan Perang Lawan Iran hingga 6 Bulan

Buletin
2 hari lalu

Spanyol Tegas Tolak Pangkalan Militernya Dipakai AS Serang Iran, Trump Ancam Putus Perdagangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal