Pesawat Qantas Tujuan Sydney Kirim Sinyal Mayday, Mesin Meledak di Udara

Anton Suhartono
Pesawat Boeing 737-800 Qantas Airways mendarat dengan selamat di Sydney setelah pilot mengirim sinyal mayday (Foto: AAP)

SYDNEY, iNews.id - Pesawat Boeing 737-800Qantas Airways mengalami masalah pada mesin, namun berhasil mendarat dengan selamat di Bandara Internasional Sydney, Australia, Rabu (18/1/2023). Pesawat itu terbang dari Auckland, Selandia Baru, menuju Sydney.

Pilot sempat mengirim tanda bahaya 'mayday' setelah salah satu mesin pesawat mengalami masalah. Mayday merujuk bahwa pesawat berada dalam ancaman bahaya besar segera.

Seorang juru bicara Qantas mengatakan, pilot mengirim tanda bahaya tersebut saat posisi pesawat masih di atas laut, sekitar 1 jam sebelum menacapai tujuannya.  Namun beberapa saat sebelum mendarat, pilot menurunkan tanda bahaya 'mayday' menjadi 'bantuan kemungkinan diperlukan'.

Pesawat yang membawa 145 penumpang itu mendarat dengan selamat sekitar pukul 15.30 waktu setempat. Tak ada yang terluka dalam insiden tersebut. 

"Meskipun mematikan mesin dalam penerbangan jarang terjadi, dan biasanya membuat penumpang khawatir, pilot kami dilatih untuk mengelolanya dengan aman serta pesawat dirancang bisa terbang dalam waktu lama dengan satu mesin," bunyi pernyataan Qantas, dikutip dari Reuters.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
11 jam lalu

Indra Bekti Tunda Rencana Pindah ke Australia, Ini Alasannya

11 hari lalu

Roy Suryo Soroti Surat Keterangan Pendidikan Gibran di Australia, Ini Temuannya

13 hari lalu

Heboh! Puluhan Ribu Medali Ajang Sydney Marathon 2026 Salah Cetak

24 hari lalu

Pesawat Air India Bawa 145 Orang Terjun 90 Meter dalam Sekejap, Pilot Ternyata Positif Ganja

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal