Polisi dan Tentara Ekuador Bebaskan 136 Sipir dan Pegawai Penjara yang Disandera Napi

Ahmad Islamy Jamil
Aparat keamanan Ekuador menggelar operasi menyusul pengumuman keadaan darurat selama 60 hari oleh Presiden Daniel Noboa menyusul banyaknya insiden penyanderaan di berbagai kota dan penjara di negara itu. (Foto: AP)

Pada Senin (8/1/2024), Presiden Ekuador Daniel Noboa mengumumkan keadaan darurat selama 60 hari di negara itu karena banyaknya insiden penyanderaan yang terjadi di berbagai kota dan penjara. Setelah itu, kerusuhan terjadi di sejumlah kota. 

Pada malam 9 Januari, para penjahat mulai membakar mobil dan bus menggunakan alat peledak rakitan. Beberapa polisi bahkan diculik. 

Keesokan harinya, Noboa mengumumkan keadaan konflik bersenjata dalam negeri dan memerintahkan Tentara Ekuador untuk menumpas kelompok kriminal yang beroperasi di negara tersebut.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
27 hari lalu

Kejam! Israel Akan Kelilingi Penjara Tahanan Palestina dengan Banyak Buaya

1 bulan lalu

Nadiem Makarim Ajukan Memori Banding Pekan Ini terkait Vonis 10 Tahun Penjara

1 bulan lalu

2 Negara Ini Berlakukan Hari Libur Nasional setelah Kalahkan Jerman di Piala Dunia

1 bulan lalu

Menang atas Ekuador di Piala Dunia, Suporter Meksiko Ricuh Tewaskan 4 Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal