Polisi Rusia Tangkap 5.000 Demonstran Pendukung Tokoh Oposisi Alexei Navalny

Anton Suhartono
Polisi Rusia menangkap lebih dari 5.000 demonstran pendukung Alexei Navalny (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Kepolisian Rusia menangkap lebih dari 5.000 demonstran yang turun ke jalan di penjuru negeri itu pada Minggu (31/1/2021) untuk menuntut pembebasan pemimpin oposisiAlexei Navalny.

Dalam unjuk rasa terbaru yang berlangsung di tengah suhu beku itu, polisi menerapkan lockdown besar-besaran di jantung Ibu Kota Moskow, termasuk menutup beberapa akses bagi pejalan kaki yang ingin mendekati Istana Kremlin. Operasional kereta metro juga dihentikan. 

Massa juga mendatangi penjara di Moskow tempat Navalny ditahan sambil meneriakkan, "Bebaskan dia".

Kepolisian menyatakan, demonstran bisa menghadapi tuntutan pidana karena menyerukan atau mengikuti demonstrasi ilegal serta melanggar pembatasan Covid-19.

Di Kota St Petersburg dan Moskow, polisi menggunakan kekerasan untuk menangkapi pengunjuk rasa dan terlihat menggunakan alat kejut listrik. Para pengunjuk rasa mengalami luka, termasuk seorang di antaranya mengeluarkan banyak darah di kepala.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
6 jam lalu

Direktur CIA Temui Bos Intelijen Rusia, Trump: Bukan untuk Beri Peringatan

7 jam lalu

Rusia Dukung Iran Perang Lawan AS, Presiden Pezeshkian Berterima Kasih ke Putin

9 jam lalu

8 WNI Gabung Tentara Rusia, Kemlu RI Dalami Dugaan Penipuan hingga Eksploitasi

11 jam lalu

Polri Minta Tambahan Rp66 Triliun di Anggaran 2027, Ini Tujuannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal