Politikus Senior AS: Kelangsungan NATO Itu Salah Satu Tragedi Terbesar dalam Sejarah!

Ahmad Islamy Jamil
Bendera NATO berkibar di kompleks markas aliansi tersebut di Brussels, Belgia (ilustrasi). (Foto: Reuters)

WASHINGTON DC, iNews.id – Pada saat runtuhnya Negara Uni Soviet pada 26 Desember 1991, Pakta Warsawa sudah lebih dulu dibubarkan. Aliansi militer yang dibentuk oleh Blok Timur itu secara resmi berakhir pada 1 Juli 1991.

Namun, tidak demikian dengan NATO. Pakta Pertahanan Atlantik Utara yang dipimpin Amerika Serikat itu masih eksis sampai sekarang. Tak hanya itu, aliansi militer warisan Blok Barat tersebut bahkan terus melakukan ekspansi ke arah timur Eropa. 

Mantan Senator AS dari Negara Bagian Virginia, Richard Black, menganggap kelangsungan NATO sampai hari ini sebagai tragedi terbesar dalam peradaban Barat. Menurut dia, blok militer itu semestinya juga ikut dibubarkan berasamaan dengan pembubaran Pakta Warsawa.

“Saya pernah ditempatkan di Jerman Barat pada awal 80-an. Ketika itu saya bersama unit Angkatan Darat (AS) yang merupakan bagian dari NATO,” kata Black kepada kantor berita Sputnik, baru-baru ini.
 
Dia menuturkan, pada saat itu NATO masih berupa aliansi defensif. Artinya aliansi tersebut hanya dibentuk dengan tujuan untuk pertahanan negara-negara anggotanya semata, bukan untuk menyerang negara lain.

“Saya tidak punya masalah dengan NATO pada saat itu. Saya pikir ia melakukan apa yang seharusnya dilakukan. Ketika Uni Soviet dibubarkan, Pakta Warsawa dibubarkan, dan itu terjadi pada 1991. Saya pikir salah satu tragedi besar peradaban Barat adalah bahwa NATO tidak bubar pada saat yang sama dengan Pakta Warsawa,” ujarnya.

Black mengatakan, alih-alih membubarkan aliansi militernya, Barat memutuskan untuk mempertahankan blok tersebut. Mereka juga membenarkan kelangsungan NATO dengan menciptakan ilusi bahwa Rusia adalah pengganti dari Uni Soviet hari ini.

Padahal, kata dia, Rusia sebenarnya ingin lebih dekat dengan Barat dan memiliki hubungan baik dengannya. Namun, keinginan Moskow itu malah ditanggapi sinis oleh Barat.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
23 jam lalu

Dampak Serang Iran, AS Terpaksa Lepas Stok Minyak 172 Juta Barel

Internasional
11 jam lalu

Ini Alasan Rusia-China 'Tak Dukung' Iran saat Voting Resolusi DK PBB soal Serang Negara Teluk

Internasional
1 hari lalu

Dewan Keamanan PBB Sahkan Resolusi Kecam Serangan Iran ke Negara Arab

Internasional
1 hari lalu

Trump Klaim AS Hanya Butuh Waktu 1 Jam Kalahkan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal