Presiden Belarusia: Ukraina Bisa Kehilangan Semua Wilayah jika Terus Perang Lawan Rusia

Anton Suhartono
Alexander Lukashenko menegaskan Ukraina bisa kehilangan semua wilayah jika memilih terus berperang melawan Rusia (Foto: Reuters)

Pemerintah Ukraina bersikeras tak akan berdamai dengan Rusia kecuali seluruh wilayahnya dikembalikan seperti kondisi pada 1991 atau setelah merdeka dari Uni Soviet. Itu berarti, Donetsk, Luhansk, Kherson, dan Zaporizhzhia, yang memilih bergabung ke Rusia sesuai hasil referendum pada September 2022, harus kembali ke Ukraina. 

Bukan hanya itu, Krimea yang direbut pada 2014 juga harus dikembalikan ke pangkuan Kiev.

Lukashenko menegaskan, Rusia bisa saja menghancurkan militer Ukraina di garis depan, kemudian memotong Kiev dari laut dengan merebut Odessa.

Dalam wawancara sebelumnya, Lukashenko mengatakan, tujuan utama operasi militer Rusia ke Ukraina sebenarnya sudah tercapai. Rusia ingin menunjukkan bahwa negara itu tak bisa menerima kehadiran rezim agresif dan bermusuhan di depan pintunya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
9 jam lalu

Rusia Peringatkan AS Tak Serang Iran

Internasional
2 hari lalu

Drone Kamikaze Rusia Hantam Bus Pekerja Tambang Ukraina, 15 Orang Tewas

Internasional
3 hari lalu

325.000 Tentara Rusia Tewas dalam Perang Lawan Ukraina, Terbanyak sejak Perang Dunia II

Internasional
3 hari lalu

Latihan Perang Gabungan dengan Rusia-China, Iran Tunjukkan Otot kepada AS dan Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal