Presiden Maduro Dihadirkan ke Pengadilan New York Hari Ini, Apa Saja Tuduhannya?

Anton Suhartono
Nicolas Maduro, Senin (5/1), dihadirkan di pengadilan federal Amerika Serikat New York untuk mendengarkan dakwaan (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden VenezuelaNicolas Maduro, Senin (5/1/2026), akan dihadirkan di pengadilan federal Amerika Serikat (AS) di New York untuk mendengarkan dakwaan atas kejahatan narkoba dan lainnya.

Para pejabat AS menyebut serangan terhadap Venezuela sebagai tindakan penegakan hukum, bukan agresi terhadap suatu negara. AS ingin meminta pertanggungjawaban Maduro Maduro atas tuduhan kriminal yang diajukan pada 2020, menuduhnya melakukan konspirasi terorisme narkoba. 

Pria 63 tahun itu menghadapi dakwaan memberikan dukungan kepada kelompok-kelompok geng narkoba besar, seperti Kartel Sinaloa dan Tren de Aragua.

Jaksa penuntut menyebut Maduro mengarahkan rute perdagangan kokain, serta memanfaatkan militer untuk melindungi pengiriman, melindungi kelompok-kelompok perdagangan narkoba yang kejam, serta menggunakan fasilitas kepresidenan untuk mengirim obat terlarang. 

Tuduhan yang pertama kali diajukan pada 2020 itu diperbarui kembali pada Sabtu. Dakwaan menambahkan istrinya, Cilia Flores, yang dituduh memerintahkan penculikan dan pembunuhan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 jam lalu

Trump Tuduh Rusia Ikut Campur Pilpres AS 2020, Kremlin: Tak Berdasar!

4 jam lalu

Iran Ungkap Alasan Bombardir Pangkalan AS di Arab Saudi, Tampung Pesawat Tanker

5 jam lalu

Dituduh Trump Campuri Pilpres AS 2020, Ini Jawaban Keras China

5 jam lalu

Trump Sebut Sistem Pemilu AS Sangat Rentan, Mudah Dibobol China-Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal