Presiden Maduro Dihadirkan ke Pengadilan New York Hari Ini, Apa Saja Tuduhannya?

Anton Suhartono
Nicolas Maduro, Senin (5/1), dihadirkan di pengadilan federal Amerika Serikat New York untuk mendengarkan dakwaan (Foto: AP)

Maduro membantah melakukan pelanggaran narkoba.

Trump juga menyebut faktor lain, penangkapan Maduro juga dipicu masuknya imigran Venezuela ke Amerika Serikat dan keputusan negara itu untuk menasionalisasi kepentingan minyak AS puluhan tahun silam.

"Kita merebut kembali apa yang mereka curi," katanya, kepada wartawan di pesawat Air Force One dalam penerbangan ke Washington DC dari Florida, dikutip dari Reuters.

Perusahaan minyak AS akan kembali ke Venezuela dan membangun kembali industri perminyakan di sana. 
"Mereka akan menghabiskan miliaran dolar dan akan mengambil minyak dari dalam tanah," ujarnya.

Sementara itu, Venezuela menegaskan Maduro tetap berkuasa. Dia dianggap sebagai presiden satu-satunya.

Wakil Presiden Delcy Rodriguez, yang mengambil alih kepemimpinan sementara Venezuela, membantah tuduhan Trump bahwa dia bersedia bekerja sama dengan AS. 

Perempuan yang juga menjabat menteri perminyakan itu merupakan sekutu dekat Maduro, sehingga tak akan mengkhianatinya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
6 jam lalu

Taktik Baru Iran Kuras Amunisi AS: 1 Rudal Balistik Dicegat 4 Patriot

6 jam lalu

Blak-blakan, Trump Senang Pangeran Harry dan Meghan Tinggalkan AS

16 jam lalu

Israel Siapkan Rencana Usir Seluruh Warga Gaza, Tunggu Restu AS

19 jam lalu

Timur Tengah Memanas, Kedubes dan Perusahaan AS Jadi Target Serangan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal