Profil Saif Al Islam, Putra Diktator Muammar Khadafi yang Maju Pilpres Libya

Anton Suhartono
Saif Al Islam Khadafi saat menjalani sidang di Zintan pada 25 Mei 2014 (Foto: Reuters)

Saif Al Islam dipenjara selama hampir 6 tahun. Pengadilan menjatuhkan hukuman mati melalui sidang in absentia di Tripoli meskipun dia tak juga dieksekusi.

Dia diduga mengalami penyiksaan berat selama di penjara. Beberapa foto yang dirilis menunjukkan Saif Al Islam kehilangan jari. Selain itu dia  tampak kehilangan gigi bagian depan saat masa awal penahanannya.

Selain pemerintah Libya, Saif Al Islam juga dicari oleh Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) atas tuduhan melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan dalam menangani unjuk rasa kubu oposisi pada 2011.

Lahir pada 25 Juni 1972, dia memainkan peran kunci dalam pemulihan hubungan Libya dengan Barat antara tahun 2000 dan pemberontakan 2011.

Pria yang selalu tampil tegar itu memiliki hubungan dekat dengan Barat. Sebagai kepala badan amal keluarga Khadafi dan pemegang dana Otoritas Investasi Libya (LIA), dia memiliki akses untuk menggunakan sejumlah besar uang negara yang digunakan untuk memperlancar hubungan dengan Barat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mantan Presiden Korsel Yoon Suk Yeol Divonis Hukuman Penjara Seumur Hidup

57 tahun lalu

Kapal Migran Terbalik di Libya, 53 Orang Dikhawatirkan Tewas termasuk 2 Bayi

57 tahun lalu

Sosok Saif Al Islam, Putra Eks Pemimpin Libya Muammar Gaddafi yang Ditembak Secara Brutal

57 tahun lalu

Pembunuhan Brutal, Saif Al Islam Putra Muammar Gaddafi Ditembak 18 Kali

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal