Profil Saif Al Islam, Putra Diktator Muammar Khadafi yang Maju Pilpres Libya

Anton Suhartono
Saif Al Islam Khadafi saat menjalani sidang di Zintan pada 25 Mei 2014 (Foto: Reuters)

Sosoknya terlihat dalam beberapa negosiasi, termasuk kesepakatan yang membuat ayahnya meninggalkan program senjata nuklir serta menengahi pembebasan enam petugas medis Bulgaria yang dituduh menularkan HIV kepada anak-anak di sebuah rumah sakit Libya.

Dia juga menegosiasikan kompensasi bagi keluarga korban tewas pengeboman Lockerbie pada 1988, serangan kelab malam Berlin 1986, dan jatuhnya pesawat penerbangan UTA 772 pada 1989.

Satu yang paling fenomenal, pada 2009 Saif Al Islam terlibat dalam negosiasi kontroversial yang pada akhirnya membebaskan pelaku pengeboman Lockerbie, Abdelbaset Al Megrahi.

Setelah perjanjian ini, sanksi internasional bagi Libya dicabut dan sosok Saif Al Islam semakin menonjol baik secara politik maupun ekonomi. Libya juga akan memulai perubahan yang luar biasa.

Dia diketahui memiliki rumah di London, Inggris, dan menjalin hubungan dekat dengan beberapa politisi negara itu bahkan keluarga Kerajaan. Dia pernah bertemu Pangeran Andrew dua kali, yakni di Istana Buckingham dan Tripoli.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mantan Presiden Korsel Yoon Suk Yeol Divonis Hukuman Penjara Seumur Hidup

57 tahun lalu

Kapal Migran Terbalik di Libya, 53 Orang Dikhawatirkan Tewas termasuk 2 Bayi

57 tahun lalu

Sosok Saif Al Islam, Putra Eks Pemimpin Libya Muammar Gaddafi yang Ditembak Secara Brutal

57 tahun lalu

Pembunuhan Brutal, Saif Al Islam Putra Muammar Gaddafi Ditembak 18 Kali

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal