Program Nuklir Iran Semakin Mengkhawatirkan, Kesepakatan dengan AS Terancam

Arif Budiwinarto
Iran membangun fasilitas nuklir bawah tanah di Natanz untuk mengantisipasi serangan udara. (foto: AFP)

TEHERAN, iNews.id - Tiga negara Eropa yakni Jerman, Prancis dan Inggris, menyebut program nuklir Iran saat ini semakin mengkhawatirkan. Jika terus dilanjutkan berpotensi menutup peluang kembali pada kesepakatan nuklir dengan Amerika Serikat

Badan Energi Atom Internasional (IAEA) belum lama ini merilis laporan yang mengungkap Iran berencana memasang tiga kaskade sentrifugal baru IR-2m di fasilitas pengayaan uranium Natanz. 

Natanz merupakan fasilitas bawah tanah yang dibangun untuk menahan ancaman serta serangan udara. 

Aktivitas itu menyalahi kesepakatan nuklir Iran dengan negara-negara besar, termasuk tiga negara Eropa di atas. Isi kesepakatan hanya memperbolehkan Iran menggunakan sentrifugal IR-1 generasi pertama--yang memurnikan uranium jauh lebih lambat--untuk menambah stok uranium yang diperkaya di fasilitas Natanz. 

"Jika Iran serius menjaga diplomasi, mereka tidak boleh menerapkan langkah-langah ini," demikian pernyataan bersama tiga negara yang dikutip dari Al-Arabiya, Selasa (8/12/2020). 

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Breaking News: AS Serang Iran Lagi

57 tahun lalu

Jet-Jet Tempur Israel Gentayangan di Negara-Negara Tetangga, Iran Beri Peringatan Keras

57 tahun lalu

Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat

57 tahun lalu

Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapatkan Perdamaian Permanen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal