Program Nuklir Iran Semakin Mengkhawatirkan, Kesepakatan dengan AS Terancam

Arif Budiwinarto
Iran membangun fasilitas nuklir bawah tanah di Natanz untuk mengantisipasi serangan udara. (foto: AFP)

Langkah pemerintah Iran memberlakukan undang-undang baru untuk menghentikan inspeksi PBB ke situs nuklir republik Islam serta meningkatkan pengayaan diluar batas kesepakatan tidak sesuai dengan perjanjian dan komitemen non-proliferasi yang lebih luas. 

"Langkah seperti itu akan membahayakan upaya bersama kami untuk melestarikan JCPOA dan juga berisiko membahayakan peluang penting untuk kembali ke diplomasi dengan pemerintahan AS yang akan datang."

"Kembali ke JCPOA juga akan bermanfaat bagi Iran," lanjutnya. 

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
15 jam lalu

Pertama Kali, AS Akan Siarkan Langsung Eksekusi Mati dengan Regu Tembak

1 hari lalu

Wabah Pes di Rusia akibat Senjata Biologi? Ini Komentar Trump

18 jam lalu

Presiden Pezeshkian Jelaskan ke Putin, Kenapa Iran dan AS Tak Kunjung Berdamai

1 hari lalu

81 Pesawat Militer AS Rusak dan Hancur Selama Perang Melawan Iran, Ini Daftarnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal