Puluhan Perempuan Saudi Melarikan Diri dan Minta Suaka di Australia

Nathania Riris Michico
Petugas Australia dituduh menanyai wanita asal Arab Saudi mengapa mereka bepergian sendiri. (AAP: Paul Miller)

Salah satunya bernama Ranya (bukan nama sebenarnya), berusia 28 tahun. Pada awal 2017, dia menunggu temannya yang baru tiba di Bandara Sydney. Namun yang ditunggu tidak pernah muncul dari ruang kedatangan.

"Dia berencana mengajukan suaka di sini. Dia datang dari Arab Saudi ke Indonesia dan Indonesia ke Sydney," kata Ranya, kepada ABC News, Senin (4/2/2019)

"Sejak itu saya tak pernah mendengar kabar darinya atau apa yang terjadi padanya," ujarnya.

Pengalaman serupa disampaikan Taleb Al Abdulmohsen, aktivis asal Arab Saudi yang tinggal di Jerman. Dia menjalin kontak dengan Amal (bukan nama sebenarnya), yang tiba di Bandara Sydney pada November 2017.

"Mereka curiga dia akan meminta suaka. Ketika dia tidak diizinkan masuk dan akan dipulangkan ke Arab Saudi, dia lantas meminta suaka. Tapi mereka tidak membiarkannya melakukan hal itu," jelas Taleb, kepada ABC.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
2 hari lalu

Harga Minyak Dunia Melemah usai China Desak Iran Kendalikan Serangan Houthi

3 hari lalu

Asap Hitam Membubung Dekat Bandara Riyadh Saudi, Sejumlah Penerbangan Dibatalkan

3 hari lalu

Dewan Keamanan PBB Kecam Serangan Houthi ke Arab Saudi

3 hari lalu

Komentari Serangan Houthi, Khatib Masjidil Haram: Makkah Kebal dari Rencana Jahat Apa pun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal