Puluhan Ribu Orang Melamar Jadi Menteri di Irak

Nathania Riris Michico
Warga Irak. (Foto: AFP/MOHAMED EL-SHAHED)

BAGDAD, iNews.id - Pemerintahan baru Irak memutuskan cara terbaik untuk merekrut menteri baru adalah dengan membiarkan masyarakat yang tertarik melamar secara online. Namun apa yang kemudian terjadi sungguh tak mereka sangka.

Lewat Facebook, politikus yang ditunjuk sebagai perdana menteri, Adel Abdul Mahdi, mengatakan warga yang memiliki keahlian, spesialisasi, dan pengalaman harus mengajukan nama-nama mereka di situs web khusus pemerintah.

Harapannya adalah metode ini akan menghasilkan suatu tim menteri teknokrat berkaliber tinggi, bebas dari ketegangan politik, etnis dan sektarian yang melanda negara itu sejak jatuhnya Saddam Hussein pada 2003.

Serta bebas dari tuduhan favoritisme, korupsi, dan ketidakmampuan.

Pemerintah menghadapi tugas berat membangun kembali Irak setelah empat tahun perang melawan kelompok Negara Islam atau ISIS yang menyebabkan puluhan ribu rumah dan bisnis hancur, serta lebih dari tiga juta orang terusir dari rumah-rumah mereka.

Namun tanggapan publik terhadap prakarsa baru pemerintah ini luar biasa mengesankan.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
21 jam lalu

Iran Ingatkan Trump Tak Ulangi Kesalahan di Afghanistan dan Irak, 7.000 Tentara AS Tewas

Internasional
1 bulan lalu

Pasukan Suriah Tangkap Pemimpin Senior ISIS Taha Al Zoubi

Nasional
4 bulan lalu

Bung Towel Yakin Timnas Bisa Menang: Kualitas Arab Saudi dan Irak Tak Bagus-Bagus Banget

Internasional
5 bulan lalu

PM Irak Sebut Qatar Mungkin Target Pertama Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal