Rusia-China Kalah Voting di DK PBB, Agenda Sanksi Iran Tetap Berlanjut

Anton Suhartono
Rusia dan China gagal menghentikan pembahasan mengenai pemberlakuan kembali sanksi internasional terhadap Iran di Dewan Keamanan (DK) PBB (Foto: AP)

"Mekanisme untuk memberlakukan kembali resolusi Dewan Keamanan terkait Iran yang telah diadopsi sebelumnya, mekanisme yang tercantum dalam Resolusi 2231, tidak diaktifkan. Hal ini disebabkan oleh berbagai alasan hukum dan prosedural," ujar diplomat Rusia, seperti dikutip Anadolu, Jumat (11/9/2026).

Moskow kemudian mendesak dilakukannya pemungutan suara prosedural untuk mencegah agenda mengenai Komite Sanksi 1737 dibahas dalam sidang DK PBB.

China turut mendukung posisi Rusia. Beijing menegaskan presidensi DK PBB tidak memiliki mandat untuk menyusun maupun menyampaikan laporan dalam jangka waktu 90 hari.

China juga memperingatkan negara-negara anggota DK PBB agar tidak mengambil tindakan sepihak dalam memberlakukan kembali sanksi terhadap Iran.

"Segelintir anggota, dengan mengabaikan perbedaan pendapat, bersikeras untuk memaksakan pemberlakuan kembali sanksi Dewan terhadap Iran dan menggelar pertemuan berdasarkan agenda yang telah dihapus," ujar perwakilan China.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
10 jam lalu

Pidato di Peringatan 9/11, Menhan AS: Kita Akan Tuntaskan Perang Lawan Iran

20 jam lalu

Bahlil Pastikan Perusahaan Raksasa Rusia bakal Bangun Pabrik Alumina di Kalimantan

21 jam lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.611 per Dolar AS

21 jam lalu

Virus Baru ALTNV Mematikan? Ini Jawabannya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal