Rusia-China Kalah Voting di DK PBB, Agenda Sanksi Iran Tetap Berlanjut

Anton Suhartono
Rusia dan China gagal menghentikan pembahasan mengenai pemberlakuan kembali sanksi internasional terhadap Iran di Dewan Keamanan (DK) PBB (Foto: AP)

Beijing menilai tindakan tersebut justru akan memperdalam perpecahan di dalam institusi PBB dan menghambat upaya penyelesaian politik terkait persoalan nuklir Iran.

Namun, posisi Rusia dan China berhadapan dengan negara-negara Barat. Inggris, Prancis dan Jerman menegaskan mekanisme snapback telah dimulai secara sah berdasarkan Resolusi 2231.

"Inggris, bersama Prancis dan Jerman, memulai mekanisme snapback sepenuhnya sesuai Resolusi Dewan Keamanan 2231," kata seorang diplomat Inggris.

Negara-negara Eropa tersebut beralasan langkah itu dilakukan karena Iran dinilai melakukan ketidakpatuhan signifikan terhadap JCPOA.

JCPOA merupakan kesepakatan pengendalian program nuklir Iran yang diteken Teheran bersama negara-negara anggota tetap DK PBB dan Jerman. Kesepakatan tersebut mengatur pembatasan aktivitas nuklir Iran dengan imbalan pencabutan sanksi internasional.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
10 jam lalu

Pidato di Peringatan 9/11, Menhan AS: Kita Akan Tuntaskan Perang Lawan Iran

20 jam lalu

Bahlil Pastikan Perusahaan Raksasa Rusia bakal Bangun Pabrik Alumina di Kalimantan

21 jam lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.611 per Dolar AS

21 jam lalu

Virus Baru ALTNV Mematikan? Ini Jawabannya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal