Rusia Khawatir Badan Nuklir PBB Dimanfaatkan Negara Tertentu untuk Serang Iran

Anton Suhartono
Sergei Lavrov menuding Direktur Jenderal IAEA Rafael Grossi bertanggung jawab atas laporan lembaga tersebut yang dinilai ambigu dan provokatif (Foto: AP)

RIO DE JANEIRO, iNews.id – Pemerintah Rusia menyatakan kekhawatiran serius bahwa Badan Energi Atom Internasional (IAEA), lembaga nuklir di bawah PBB, telah dimanfaatkan oleh negara-negara tertentu untuk membenarkan serangan militer terhadap Iran.

Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, secara langsung menuding Direktur Jenderal IAEA Rafael Grossi bertanggung jawab atas laporan lembaga tersebut yang dinilai ambigu dan provokatif. Laporan itu diterbitkan hanya beberapa hari sebelum serangan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran pada 13 Juni lalu.

“Pertama-tama, pimpinan IAEA harus menunjukkan tanggung jawab atas penilaian yang diterbitkannya, yang diserahkan kepada Dewan Gubernur IAEA hanya beberapa hari sebelum agresi dimulai,” kata Lavrov.

Menurut Lavrov, penilaian tersebut berbeda dari laporan-laporan IAEA sebelumnya karena tidak disusun dengan ketelitian yang sama dan justru memberi ruang interpretasi negatif terhadap komitmen Iran dalam memenuhi kewajiban nuklirnya.

“Penilaian itu ambigu, dan digunakan sebagai dalih oleh negara-negara tertentu untuk melegitimasi tindakan militer terhadap Iran,” ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
8 jam lalu

Rusia Peringatkan AS Tak Serang Iran

Internasional
1 hari lalu

Drone Kamikaze Rusia Hantam Bus Pekerja Tambang Ukraina, 15 Orang Tewas

Internasional
2 hari lalu

325.000 Tentara Rusia Tewas dalam Perang Lawan Ukraina, Terbanyak sejak Perang Dunia II

Internasional
3 hari lalu

Latihan Perang Gabungan dengan Rusia-China, Iran Tunjukkan Otot kepada AS dan Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal