Satu Lagi Wilayah di Rusia Larang Jilbab dan Cadar di Sekolah

Anton Suhartono
Ilustrasi Wilayah Vladimir, Rusia, sekitar 200 km dari Moskow, melarang jilbab dan cadar di sekolah (Foto: Somoynews)

Populasi Wilayah Vladimir diisi oleh sebagian besar adalah etnis Rusia, sementara Muslim kurang dari 1 persen.

Beberapa wilayah Rusia lainnya baru-baru ini juga melarang jilbab dan cadar dengan alasan keamanan. 

Penggunaan niqab bahkan dilarang di republik-republik mayoritas Muslim sepertu Karachaevo-Cherkessia dan Dagestan, menyusul serangan terhadap tempat-tempat keagamaan Kristen dan Yahudi yang menewaskan 20 orang. 
Insiden terpisah, seorang pria mengenakan pakaian wanita dan niqab melepaskan tembakan ke patroli polisi di Dagestan.

Mengomentari aturan baru yang diterapkan di banyak wilayah Rusia, Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan, penggunaan cadar menghalangi lembaga penegak hukum untuk memenuhi tugas-tugas.

“Saya yakin saat situasi seperti itu (masalah keamanan) muncul dan ketika kepentingan untuk memastikan keamanant, semua orang, termasuk umat Islam, harus menaatinya dengan penuh rasa hormat,” katanya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
16 jam lalu

Menlu Sugiono Dalami Informasi 8 WNI Direkrut Jadi Tentara Rusia, Singgung Hak Konsuler

21 jam lalu

Rusia Bombardir Markas Besar Badan Intelijen Ukraina, Zelensky: Balas dengan Keras!

21 jam lalu

Tak Kasih Ampun, Rusia Serang Markas Besar Badan Intelijen Ukraina SBU

1 hari lalu

8 WNI Jadi Tentara Rusia, DPR Ingatkan Pemerintah Jangan Gegabah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal