Serangan Teror Tewaskan 139 Orang, Rusia Incar Direktur Badan Intelijen Ukraina

Anton Suhartono
Direktut badan intelijen Rusia FSB Alexander Bortnikov menilai dinas keamanan Ukraina SBU layak dimasukkan dalam daftar organisasi teroris terkait serangan teror di Crocus City Hall (Foto: Reuters)

Presiden Rusia Vladimir Putin mengetahui pelaku serangan di Crocus City Hall, adalah kelompok radikal Islam. Namun otoritas Rusia masih menyelidiki siapa yang memberikan perintah serangan.

“Serangan ini dilakukan oleh kelompok Islam radikal,” kata Putin.

Namun AS dan negara sekutunya, kata Putin, berusaha menutupi proksi mereka di Ukraina. Menurut Putin, negara-negara tersebut bersikeras Ukraina tidak ada terkait dengan serangan dan mengarahkan ke ISIS.

“Tapi kami tahu siapa yang melakukan serangan itu. Kami ingin tahu siapa yang memerintahkan,” ujaranya.

Penegak hukum masih mendalami para pelaku setelah menjalani sidang dakwaan pada Minggu dan Senin. Semua pelaku ditahan selama 2 bulan untuk penyelidikan.

Putin menegaskan, penyelidikan harus dilakukan secara profesional, tanpa kepentingan politik apa pun.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Pesawat Pengebom Strategis Rusia Tu-95 Jatuh, 6 Kru Tewas

3 hari lalu

Rusia Kembali Bombardir Kiev, Pusat Data hingga Kantor Operator Seluler Terbesar Ukraina Jadi Sasaran 

5 hari lalu

Terungkap! Trump Desak Presiden Ukraina Zelensky Terbang ke Moskow Temui Putin, tapi Ditolak

9 hari lalu

Balas Dendam, Rusia Hancurkan 3 Pabrik Baja Terbesar Ukraina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal