Setelah Trump, Giliran Iran yang Meragukan Jumlah Korban Virus Corona di China

Anton Suhartono
Pejabat kementerian kesehatan Iran meragukan jumlah korban virus corona di China (Foto: AFP)

TEHERAN, iNews.id - Pejabat kementerian kesehatan Iran meragukan jumlah korban virus corona di China karena terlalu kecil.

Jumlah kasus kematian di Iran sudah melampaui China, namun korban terinfeksi masih jauh di bawah.

Hingga Selasa (7/4/2020), kasus kematian di Iran mencapai 3.872 dari total penderita sebanyak 62.589 orang. Sebanyak 27.039 di antaranya dinyatakan sembuh.

Sementara China mengonfirmasi 3.331 kasus kematian dari total 81.740 yang terinfeksi. Sebanyak 77.167 di antaranya sembuh.

“Setelah virus menyebar, menjadi jelas bahwa itu bukan seperti yang dilaporkan China. Mereka saat ini menarik banyak artikel, angka-angka, serta studi mereka belum benar,” kata pejabat kementerian kesehatan yang juga anggota gugus tugas virus corona Iran, Minoo Mohraz, dikutip dari kantor berita IRNA.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
18 jam lalu

Menhan Sjafrie Undang Militer China Ikut Latihan Bersama Heping Garuda

19 jam lalu

Menhan China Dong Jun Kunjungi Menhan Sjafrie, Disambut Upacara Kenegaraan

1 hari lalu

Trump Klaim AL dan AU Iran Sudah Lenyap, Pabrik Senjata Hancur

1 hari lalu

Trump Ingin Hancurkan Iran, Menlu Araghchi: Bakal Gagal, AS Kalah!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal