Setelah Trump, Giliran Iran yang Meragukan Jumlah Korban Virus Corona di China

Anton Suhartono
Pejabat kementerian kesehatan Iran meragukan jumlah korban virus corona di China (Foto: AFP)

Setelah itu Jahanpour melunak dan berkomentar dalam cuitan bahwa dukungan China terhadap Iran di masa-masa sulit ini tak terlupakan.

China merupakan salah satu mitra dagang utama Iran, terutama dalam penjualan minyak.

Sebelumnya keraguan soal jumlah korban virus corona di China disampaikan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Dia mengungkapkan hal itu berdasarkan laporan dari pejabat intelijen.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
42 menit lalu

Presiden Iran Minta Maaf atas Serangan ke Negara Tetangga, tapi Tegaskan Tak Menyerah

Internasional
5 jam lalu

Negara-Negara Arab Kecam Keras Serangan Iran ke Wilayahnya: Hormati Hukum Internasional

Nasional
8 jam lalu

Konflik Timur Tengah Memanas, DPR Minta Skenario Terburuk Haji dan Umrah Disiapkan

Internasional
14 jam lalu

Iran Ancam Negara Eropa jika Ikutan AS-Israel Serang Negaranya: Target yang Sah!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal