Taiwan Gelar Latihan Perang Hadapi Serangan Mendadak China, Belajar dari Ukraina dan Gaza

Anton Suhartono
Taiwan kembali menggelar latihan perang rutin Han Kuang, tahun ini fokus pada menghancurkan blokade musuh (Foto: Reuters)

TAIPEI, iNews.id - Taiwan akan menggelar latihan perang rutin Han Kuang tahun ini. Kali ini latihan fokus pada pertempuran di zona kematian di laut serta menghancurkan blokade musuh.

Selain itu militer Taiwan juga menyiapkan diri untuk mengantisipasi serangan tiba-tiba China. Taiwan meyakini China bisa saja melakukan serangan mendadak dari awalnya berpura-pura menggelar latihan militer. China meningkatkan volume latihan perangnya di sekitar Taiwan sejak 4 tahun terakhir. Negeri Tirai Bambu menganggap Taiwan sebagai salah satu provinsi sehingga tak ada masalah dengan perbatasan wilayah.

Kementerian Pertahanan (Kemhan) Taiwan menyatakan, latihan Han Kuang yang digelar bulan ini akan dimulai dengan table top. Latihan table top bisa saja diperpanjang dari 5 menjadi 8 hari mengingat ada sejumlah skenario yang akan dimasukkan. Setelah itu latihan pertempuran sebenarnya digelar pada Juli.

Tung Chih Hsing, kepala Departemen Perencanaan Pertempuran Gabungan Kemhan Taiwan, mengatakan latihan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dalam merespons secara cepat jika China tiba-tiba mengubah latihan perangnya menjadi serangan militer. Skenario itu mulai menjadi kekhawatiran para pakar Taiwan karena China semakin sering melakukan aktivitas militer.

Selain itu, lanjut dia, upaya berbagai matra angkatan bersenjata dalam melakukan respons terkoordinasi terhadap blokade China turut menjadi perhatian. China bisa saja mengepung wilayah Taiwan jika perang terjadi dengan tujuan mengisolasi pulau itu dari dunia luar. Dengan demikian Taiwan tak akan bisa mendapat bantuan dari pihak asing.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Setelah Trump, Giliran Putin ke China Bertemu Xi Jinping

Internasional
3 hari lalu

Trump Belum Lihat Indikasi AS dan China Bakal Perang gara-gara Taiwan

Internasional
3 hari lalu

Takut Disadap, Staf Presiden AS dan Jurnalis Buang Ponsel Usai Kunjungan di China

Internasional
3 hari lalu

Usai Bertemu Xi Jinping, Trump Tunda Kirim Senjata Senilai Rp211 Triliun ke Taiwan

Internasional
4 hari lalu

Trump: AS-China Capai Kesepakatan Perdagangan Fantastis!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal