Tentara dan Paramiliter Sudan Sepakat Gencatan Senjata 72 Jam

umaya
Faksi-faksi yang bertikai di Sudan menyetujui gencatan senjata 72 jam. (Foto: Reuters)

RSF di Khartou mengonfirmasi keputusan gencatan senjata yang dimulai tengah malam. Gencatan senjata dilakukan untuk memfasilitasi upaya kemanusiaan. 

"Kami menegaskan komitmen untuk gencatan senjata penuh selama periode itu," kata RSF.

Sementara SAF mengatakan di halaman Facebook-nya, pihaknya juga menyetujui kesepakatan gencatan senjata. Koalisi kelompok masyarakat sipil Sudan yang telah menjadi bagian dari negosiasi transisi menuju demokrasi menyambut baik berita tersebut.

Menurut seorang wartawan Reuters, menjelang pengumuman gencatan senjata malam, serangan udara dan pertempuran darat mengguncang Omdurman, salah satu dari tiga kota yang berdekatan di wilayah ibu kota. Bentrokan juga pecah di ibu kota Khartoum.

Asap gelap menyelimuti langit di dekat bandara internasional di pusat Khartoum yang bersebelahan dengan markas tentara. Ledakan tembakan artileri mengguncang kawasan sekitarnya.

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres mengatakan, kekerasan di negara yang mengapit Laut Merah, Tanduk Afrika, dan wilayah Sahel itu berisiko menimbulkan bencana besar yang dapat melanda seluruh wilayah dan sekitarnya. Dewan Keamanan merencanakan pertemuan di Sudan pada hari Selasa.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
2 jam lalu

Dievakuasi dari Pesawat Air Force One, Trump: Saya Nurut Dinas Rahasia

13 jam lalu

7 Tentara AL AS Tewas dalam Bentrokan Maut di Kapal Induk USS Abraham Lincoln

13 jam lalu

Bertemu Prabowo, Pemerintah AS Optimistis Kerja Sama Strategis dengan RI Makin Kuat

15 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah Lagi, Sentuh Rp17.877 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal