Ternyata Warga Jepang Hobi Kembalikan Barang-Barang Hilang, Kecuali Payung

Nathania Riris Michico
Petugas dari Departemen Kepolisian Metropolitan, Tokyo, beroperasi di sebuah pos polisi kecil bernama koban. (FOTO: doc. Metropolitan Police Department, Tokyo)

"Anak-anak didorong mengirimkan barang-barang yang hilang ke kantor polisi, bahkan jika itu hanya 10 yen (Rp1.200). Jika seorang anak mengembalikan koin ini ke Kōban, petugas akan memperlakukannya secara resmi sebagai barang yang hilang. Laporan dibuat, dan koin itu diambil oleh polisi."

Meski demikian, mengetahui bahwa tidak akan ada yang melaporkan kehilangan koin senilai Rp1.200, polisi kemudian mengembalikan koin itu sebagai hadiah.

"Oleh karena itu, meskipun nilainya sama, proses penyerahan uang ke polisi berbeda dengan jika anak itu langsung mengambil uang temuan itu untuk dirinya. Mengambil uang yang ditemukan adalah pencurian, tapi uang dari polisi adalah hadiah."

Dalam sebuah riset yang membandingkan praktik pengembalian barang di New York dan Tokyo, 88 persen ponsel yang hilang dikembalikan ke polisi di Tokyo.

Sementara, hanya 6 persen ponsel yang "hilang" di New York yang dikembalikan.

Penelitian itu juga menunjukkan, sebanyak 80 persen dompet yang hilang di Tokyo juga dikembalikan. Sementara di New York, angkanya hanya 10 persen.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
4 hari lalu

Tak Sebut Nama AS, PM Jepang Takaichi: Cukup Negara Kami yang Dibom Atom!

7 hari lalu

Heboh Gempa Dahsyat M7,1 Jepang Disebut Buatan Manusia, Mungkinkah?

7 hari lalu

Jepang Geger! Gempa Dahsyat M7,1 Tewaskan Puluhan Orang Disebut Buatan Manusia

9 hari lalu

Jepang Dilanda Gelombang Panas Ekstrem, 3 Singa di Kebun Binatang Tokyo Mati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal