Serangan Iran tersebut merupakan pembalasan atas penembakan terhadap kapal tanker Iran di Teluk Persia. Komando Pusat (Centcom) AS menyatakan, pasukannya menghancurkan lima kapal tanker minyak Iran pada Selasa (8/9/2026).
Tak lama setelah itu, militer Iran menyerang dua kapal perang destroyer AS serta pangkalan militer di Al Azraq, Yordania.
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran menyatakan serangan tersebut menargetkan area parkir dan servis jet tempur F-35, F-16, dan F-15.