"Seseorang akan masuk. Bukan kami. Kami tidak perlu melakukannya. Ada orang-orang yang sangat dekat, sangat dekat, yang akan masuk. Mereka akan melakukannya dengan sangat mudah, tapi di bawah naungan kami," kata Trump, tanpa menyebutkan siapa pihak tersebut.
Para pejabat AS berulang kali mengatakan, militernya tidak akan terlibat langsung dalam konflik Israel-Palestina.
Wakil Presiden AS JD Vance sebelumnya mengatakan kepada NBC News, tidak berencana mengerahkan pasukan ke Gaza.
Pemerintah AS akan mengerahkan 200 tentara untuk memantau gencatan senjata, namun akan ditempatkan di Israel.
Kekerasan masih berlangsung di Gaza, Hamas bertempur dengan kelompok-kelompok bersenjata yang menbuat onar dan merampok bantuan kemanusiaan. Mereka disebut-sebut dibayar Israel untuk mengganggu ketertiban setelah penarikan pasukan Zionis ke garis kuning.