WASHINGTON, iNews.id - Gedung Putih ternyata telah menyiapkan sejak lama berbagai skenario jika Partai Demokrat mengambil alih kendali Kongres Amerika Serikat (AS) dalam pemilu sela pada 3 November mendatang.
Pemerintahan Presiden Donald Trump bahkan telah menyusun berbagai rencana untuk tetap menjalankan agenda-agenda utamanya melalui kewenangan eksekutif presiden, meski kehilangan dukungan mayoritas di DPR maupun Senat.
Gedung Putih juga bersiap menghadapi ancaman berbagai penyelidikan terhadap pemerintahan Trump jika Demokrat berhasil menguasai lembaga legislatif.
Seorang pejabat Gedung Putih dan dua sumber yang mengetahui rencana tersebut mengungkapkan, sejumlah pejabat senior telah bekerja sama dengan Kantor Penasihat Hukum Gedung Putih sejak April untuk mengidentifikasi berbagai kebijakan yang masih bisa dijalankan Trump tanpa persetujuan Kongres.
Pejabat yang terlibat di antaranya Wakil Kepala Staf Gedung Putih Stephen Miller dan Direktur Anggaran Russell Vought. Mereka mengkaji langkah-langkah eksekutif terkait kebijakan imigrasi, tarif, biaya perumahan, serta belanja pemerintah federal.