Trump Umumkan Garda Revolusi Iran sebagai Kelompok Teroris Senin Besok

Nathania Riris Michico
Presiden AS Donald Trump. (FOTO: AFP)

Pada 2007, Departemen Keuangan AS memasukkan Pasukan Quds IRGC ke dalam daftar hitam. Pasukan Quds IRGC merupakan unit yang bertanggung jawab atas operasi di luar negeri, untuk dukungannya terhadap terorisme, dan digambarkan sebagai sayap utama Iran untuk melaksanakan kebijakannya mendukung kelompok teroris dan pemberontak.

Iran sendiri sudah memperingatkan akan memberikan tanggapan yang "menghancurkan" jika AS melanjutkan langkahnya.

Komandan IRGC Mohammad Ali Jafari memperingatkan pada 2017 bahwa jika Trump melanjutkan langkah tersebut, maka Garda Revolusi akan menganggap tentara AS menjadi seperti ISIS di seluruh dunia.

Ancaman semacam itu sangat tidak menyenangkan bagi pasukan AS di wilayah-wilayah seperti Irak, di mana milisi Syiah yang berada di Iran berada dekat dengan pasukan AS.

Senator Republik Ben Sasse mengatakan langkah itu akan menjadi langkah penting dalam kampanye tekanan maksimum AS melawan Teheran.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
4 jam lalu

Luhut Lapor Prabowo: Iran Bangsa Arya, Tak Mudah Ditaklukkan

Internasional
7 jam lalu

Netanyahu Sebut Mojtaba Khamenei Boneka Garda Revolusi Iran, Tak Berani Muncul ke Publik

Internasional
10 jam lalu

Pidato Perdana Netanyahu sejak Perang: Iran Bukan Lagi Iran yang Sama setelah Serangan Israel

Internasional
20 jam lalu

Ini Alasan Rusia-China 'Tak Dukung' Iran saat Voting Resolusi DK PBB soal Serang Negara Teluk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal