Turki: Kami Akan Terus Cegah Kapal Perang Masuki Laut Hitam

Ahmad Islamy Jamil
Sebuah kapal selam Turki sedang berpatroli di Selat Bosphorus, perairan yang menghubungkan Laut Hitam dan Laut Marmara di Turki, beberapa waktu lalu. (Foto: Reuters)

Pada 22 Maret, Kementerian Pertahanan Turki meminta kapal-kapal yang berlayar di Laut Hitam untuk melacak ranjau yang hanyut di perairan itu. Peringatan tersebut menyusul laporan dari Dinas Keamanan Federal Rusia (FSB) yang mengatakan bahwa Ukraina telah memasang ranjau terhadap akses menuju sejumlah pelabuhannya di Laut Hitam.

Dua hari sebelum itu (pada 20 Maret), FSB mengungkapkan bahwa Angkatan Laut Ukraina memasang sekitar 420 ranjau di dekat Pelabuhan Odessa, Ochakov, Chernomorsk, dan Yuzhne sejak dimulainya operasi militer Rusia di Ukraina. 

Menurut badan tersebut, tidak menutup kemungkinan ranjau-ranjau itu hanyut ke Selat Bosphorus dan lebih jauh hingga ke perairan Mediterania karena arus laut.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menkum Supratman Paparkan Capaian Posbankum Desa di Forum Hukum Internasional Rusia

57 tahun lalu

Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia

57 tahun lalu

Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak

57 tahun lalu

Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana: Fokus Selesaikan Persoalan Dalam Negeri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal