Turki: Kami Akan Terus Cegah Kapal Perang Masuki Laut Hitam

Ahmad Islamy Jamil
Sebuah kapal selam Turki sedang berpatroli di Selat Bosphorus, perairan yang menghubungkan Laut Hitam dan Laut Marmara di Turki, beberapa waktu lalu. (Foto: Reuters)

Pada 22 Maret, Kementerian Pertahanan Turki meminta kapal-kapal yang berlayar di Laut Hitam untuk melacak ranjau yang hanyut di perairan itu. Peringatan tersebut menyusul laporan dari Dinas Keamanan Federal Rusia (FSB) yang mengatakan bahwa Ukraina telah memasang ranjau terhadap akses menuju sejumlah pelabuhannya di Laut Hitam.

Dua hari sebelum itu (pada 20 Maret), FSB mengungkapkan bahwa Angkatan Laut Ukraina memasang sekitar 420 ranjau di dekat Pelabuhan Odessa, Ochakov, Chernomorsk, dan Yuzhne sejak dimulainya operasi militer Rusia di Ukraina. 

Menurut badan tersebut, tidak menutup kemungkinan ranjau-ranjau itu hanyut ke Selat Bosphorus dan lebih jauh hingga ke perairan Mediterania karena arus laut.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
13 jam lalu

Trump Akhirnya Ngaku Dievakuasi dari Pesawat Air Force One gegara Ancaman Serangan Iran

15 jam lalu

Rusia Porak-porandakan Kota-Kota di Ukraina Pakai Rudal Korut, Presiden Zelensky Murka

24 jam lalu

Mantan Presiden Suriah Bashar Al Assad Dijatuhi Hukuman Mati

1 hari lalu

Begini Drama Evakuasi Trump dari Pesawat Air Force One di Turki, Dibawa Pakai Truk Logistik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal